Cahaya dari Amparan Jati: Revolusi Senyap Sunan Gunung Jati di Tatar Sunda

(0 User reviews)   107
Srie SDM 2026
445
Buku ini bukan sekadar catatan raja-raja; ia adalah manifesto kedaulatan batin yang tertuang dalam wasiat abadi: "Isun titip tajug lan fakir miskin." Sebuah karya wajib bagi siapa pun yang ingin memahami bagaimana cahaya dari Amparan Jati terus menyinari identitas manusia Sunda-Muslim hingga hari ini.
Beli Buku Rp225.000
Share

Agar bisa baca buku, silakan Masuk dulu!

Masuk

Cahaya dari Amparan Jati: Revolusi Senyap Sunan Gunung Jati di Tatar Sunda
Rp 225.000,00
"Sejarah bukan tentang siapa yang jatuh, melainkan tentang bagaimana cahaya baru dinyalakan di atas puing-puing masa lalu."

Tahun 1416, armada naga Laksamana Cheng Ho membelah ombak Muara Jati, membawa serta Syekh Quro dan benih perubahan yang tak terduga. Empat tahun berselang, Syekh Nurjati memantapkan jejak spiritual di Giri Amparan Jati. Inilah awal dari sebuah "Revolusi Senyap"—sebuah transformasi agung di Tatar Sunda yang tidak digerakkan oleh dentuman meriam, melainkan oleh kelembutan dakwah, ketajaman diplomasi, dan keluhuran budi pekerti.

Melalui buku ini, penulis mengajak Anda menelusuri lorong waktu: dari runtuhnya kemegahan Pajajaran hingga lahirnya kedaulatan Cirebon di bawah naungan Sunan Gunung Jati. Bagaimana seorang pangeran pedalaman bertransformasi menjadi ulama besar? Bagaimana Islam dan budaya Sunda melebur tanpa menghilangkan jati diri masing-masing?

Buku ini bukan sekadar catatan raja-raja; ia adalah manifesto kedaulatan batin yang tertuang dalam wasiat abadi: "Isun titip tajug lan fakir miskin." Sebuah karya wajib bagi siapa pun yang ingin memahami bagaimana cahaya dari Amparan Jati terus menyinari identitas manusia Sunda-Muslim hingga hari ini.

445 halaman
A5 (14,8 x 21 Cm)
Hardcover glossy
Kertas bookpaper 57

There are no reviews for this eBook.

0
0 out of 5 (0 User reviews )

Add a Review

Your Rating *
There are no comments for this eBook.
You must log in to post a comment.
Log in

Buku Terkait