Cahaya dari Amparan Jati: Revolusi Senyap Sunan Gunung Jati di Tatar Sunda
For read a book, Please sign into your account.
loginCahaya dari Amparan Jati: Revolusi Senyap Sunan Gunung Jati di Tatar Sunda
Rp 225.000,00
"Sejarah bukan tentang siapa yang jatuh, melainkan tentang bagaimana cahaya baru dinyalakan di atas puing-puing masa lalu."
Tahun 1416, armada naga Laksamana Cheng Ho membelah ombak Muara Jati, membawa serta Syekh Quro dan benih perubahan yang tak terduga. Empat tahun berselang, Syekh Nurjati memantapkan jejak spiritual di Giri Amparan Jati. Inilah awal dari sebuah "Revolusi Senyap"—sebuah transformasi agung di Tatar Sunda yang tidak digerakkan oleh dentuman meriam, melainkan oleh kelembutan dakwah, ketajaman diplomasi, dan keluhuran budi pekerti.
Melalui buku ini, penulis mengajak Anda menelusuri lorong waktu: dari runtuhnya kemegahan Pajajaran hingga lahirnya kedaulatan Cirebon di bawah naungan Sunan Gunung Jati. Bagaimana seorang pangeran pedalaman bertransformasi menjadi ulama besar? Bagaimana Islam dan budaya Sunda melebur tanpa menghilangkan jati diri masing-masing?
Buku ini bukan sekadar catatan raja-raja; ia adalah manifesto kedaulatan batin yang tertuang dalam wasiat abadi: "Isun titip tajug lan fakir miskin." Sebuah karya wajib bagi siapa pun yang ingin memahami bagaimana cahaya dari Amparan Jati terus menyinari identitas manusia Sunda-Muslim hingga hari ini.
445 halaman
A5 (14,8 x 21 Cm)
Hardcover glossy
Kertas bookpaper 57


