PAJAJARAN di Tengah Badai Sejarah

(0 User reviews)   72
By admin sriebook Posted on Sep 14, 2026
In Category - Sejarah
Srie SDM 2026
338
Kisah tentang sebuah imperium yang menolak untuk tunduk. Tentang Sri Baduga Maharaja yang membangun peradaban dengan cinta, dan putranya, Surawisesa, yang harus menjaganya dengan darah.
Beli Buku Rp220.000
Share

Agar bisa baca buku, silakan Masuk dulu!

Masuk

PAJAJARAN di Tengah Badai Sejarah


Rp 220.000,00


"Pajajaran tidak runtuh karena pengepungan, ia abadi dalam perlawanan."

Tahun 1527, Nusantara berada di persimpangan zaman. Di Timur, sisa-sisa Majapahit mulai meredup. Di Pesisir, panji-panji Islam berkibar dengan kekuatan baru. Di tengah himpitan itu, Prabu Surawisesa berdiri di atas parit raksasa Pakuan, menatap laut yang tak lagi miliknya.

Ini adalah

PAJAJARAN di Tengah Badai
Rp 220.000,00
"Pajajaran tidak runtuh karena pengepungan, ia abadi dalam perlawanan."

Tahun 1527, Nusantara berada di persimpangan zaman. Di Timur, sisa-sisa Majapahit mulai meredup. Di Pesisir, panji-panji Islam berkibar dengan kekuatan baru. Di tengah himpitan itu, Prabu Surawisesa berdiri di atas parit raksasa Pakuan, menatap laut yang tak lagi miliknya.

Ini adalah kisah tentang sebuah imperium yang menolak untuk tunduk. Tentang Sri Baduga Maharaja yang membangun peradaban dengan cinta, dan putranya, Surawisesa, yang harus menjaganya dengan darah. Dari kesepakatan rahasia di Malaka hingga dentuman meriam di Sunda Kelapa; dari kemegahan istana yang hilang hingga mitos Nyi Roro Kidul yang menjaga rahasia samudra.

Ketika sejarah mencatat kehancuran fisik sebuah kerajaan, buku ini mengungkap kelahiran sebuah ruh yang tak pernah mati. Sebuah perjalanan melintasi waktu untuk menemukan kembali jati diri yang terukir di batu, mengalir di sungai, dan bersemayam dalam setiap helai napas manusia Sunda.

Sebab Pajajaran bukan sekadar nama pada peta—ia adalah api yang tetap menyala di tengah senja.

338 halaman
Ukuran A5 (14,8 x 21 cm)
Softcover glossy
Kertas Bookpaper 57

Dari kesepakatan rahasia di Malaka hingga dentuman meriam di Sunda Kelapa; dari kemegahan istana yang hilang hingga mitos Nyi Roro Kidul yang menjaga rahasia samudra.

Ketika sejarah mencatat kehancuran fisik sebuah kerajaan, buku ini mengungkap kelahiran sebuah ruh yang tak pernah mati. Sebuah perjalanan melintasi waktu untuk menemukan kembali jati diri yang terukir di batu, mengalir di sungai, dan bersemayam dalam setiap helai napas manusia Sunda.

Sebab Pajajaran bukan sekadar nama pada peta—ia adalah api yang tetap menyala di tengah senja.

338 halaman
Ukuran A5 (14,8 x 21 cm)
Softcover glossy
Kertas Bookpaper 57

There are no reviews for this eBook.

0
0 out of 5 (0 User reviews )

Add a Review

Your Rating *
There are no comments for this eBook.
You must log in to post a comment.
Log in

Buku Terkait